PRAKTIKUM 5 JARKOM

MEMBUAT JARINGAN VIRTUAL LOCAL AREA NETWORK

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhZBkAzztQ3cNCWNq74UB9SdI0de6P1E8jSSzm13MDHNmUkGDqIb4R80pi8w28dEl5h6BFOtx2FR06rWLtRTkRhLpmEkzH2tPOoXphK8E_nUG7iF8w9r3cOOFieLqBfL7tvZWda_hrEiRs/s1600/logo+trisakti.jpg





Disusun Oleh Kelompok B :
ANRI RICARDO P (065001600011)
SOVIAN DONY L G (064001600023)
MUHAMAD ICHSAN G (064001600023)
 DIMAS ADI PRATAMA (064001600003





Teknik Informatika

Fakultas Teknologi Industri

Universitas Trisakti

Jakarta – Indonesia

2017
Tujuan

                  Laporan ini dibuat untuk menyelesaikan praktikum lima matakuliah Jaringan Komputer. Selain itu, hal ini juga beguna sebagai panduan umum dalam membuktikan percobaan jaringan Virtual Local Area Network.
Teori Percobaan

    Virtual LAN merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda.

Pertanyaan
  1. Apakah yang dimaksud dengan VLAN?
VLAN (Virtual Local Network) merupakan pengembangan dari LAN. VLAN adalah suatu model jaringan mirip LAN namun tidak terbatas pada lokasi fisik. Oleh karena itu jaringan ini dapat dikonfigurasi secara virtual tidak bergantung pada lokasi fisik peralatan. Penggunaan VLAN akan membuat pengaturan jaringan menjadi sangat fleksibel dimana dapat dibuat segmen yang bergantung pada organisasi atau departemen, tanpa bergantung pada lokasi workstation. Alat yang menjadi kunci utama sehingga jaringan dapat dikonfigurasi secara logic adalah switched.  
  1. Bagaimanakah VLAN diimplementasikan?
Implementasi VLAN sebagai alternatif untuk mengurangi broadcast pada jaringan. VLAN diklasifikasikan berdasarkan metode(tipe) yang digunakan untuk mengklasifikasikannya, baik menggunakan port, MAC address dan sebagainya. Semua informasi yang mengandung penandaan atau pengalamatan suatu VLAN disimpan dalam suatu database(tabel), jika pendaannya berdasarkan port yang digunakan maka database harus mengindikasikan port-port yang digunakan VLAN. Untuk mengaturnya maka biasanya digunakan switch/brigde yang manageable atau yang bisa di atur. Switch/brigde inilah yang bertanggung jawab menyimpan semua informasi dan konfigurasi suatu VLAN dan dipastikan semua switch/bridge memiliki informasi yang sama. Switch /bridge memiliki informasi yang sama. Switch akan
menentukan kemana data-data akan diteruskan dan sebagainya., atau dapat pula digunakan suatu software pengalamatan (bridging software) yang berfungsi mencatat atau menandai suatu VLAN berdasarkan workstation yang didalamnya untuk menghubungkan antar VLAN dibutuhkan router.
CARA PERCOBAAN
  1. Hubungkan 5 pc dengan 3 switch seperti gambar di bawah ini :


  1. Ketikkan IP address pada masing-masing PC seperti :
Pc 0 : 192.168.10.20     Pc 1 : 192.168.20.21    Pc 2 : 192.168.30.22
Pc 3 : 192.168.10.23    Pc 4 : 192.168.20.24    Pc 5 : 192.168.30.25






  1. Setelah melakukan pensettingan IP pada Pc. Klik Switch0 – config – VLAN database. Pada kolom VLAN number dan VLAN name isikan dengan:
VLAN number : 10                 VLAN number : 20          VLAN number : 30
VLAN name : mahasiswa1     VLAN name : dosen1      VLAN name : trisaktiA
Lalu klik Add jika sudah mengetikkan VLAN database pada switch0.

   


  1. Lakukan hal sama pada switch1. Pilih config-VLAN database.
VLAN number : 10                VLAN number : 20            VLAN number : 30
VLAN name : mahasiswa2    VLAN name : dosen2        VLAN name : trisaktiB
Lalu pilih Add setelah memasukkan VLAN number dan VLAN name.

       


  1. Lakukan hal sama pada switch1. Pilih config-VLAN database.
VLAN number : 10        VLAN number : 20        VLAN number : 30
VLAN name : mahasiswa3    VLAN name : dosen3        VLAN name : trisaktiC
Lalu pilih Add setelah memasukkan VLAN number dan VLAN name.

   
  1. Klik kembali switch0. Pilih confic – FastEthernet 0/1 dan FastEthernet 0/4 pada kolom access di ubah menjadi Trunk. Sedangkan untuk Fastethernet 0/2 dan FastEthernet 0/3 tidak usah diubah.

   

  1. Klik switch1. Pilih confi lalu FastEthernet 0/1, FastEthetnet 0/2, dan FastEthernet 0/4 pada kolom access diubah menjadi Trunk. Dan pada FastEthernet 0/3 tidak perlu diubah.
  2. Klik switch2. Pilih config lalu Fastethernet 0/1 pada kolom access diubah menjadi trunk dan untuk lainnya tidak perlu diubah.
  3. Klik switch0 – pilih CLI. Lalu ketikkan exit (lalu enter) lakukan hal ini 2 kali. Setelah itu ketikkan show vlan brief.

   
  1. Setelah mensetting semuanya. Maka dapat dilakukan pengecekkan paket data yang dikirim apakah berhasil atau tidak. Dengan cara mengirimkan paket data dari satu pc ke pc lainnya.

DATA – DATA

KESIMPULAN

        Dengan dilakukannya praktikum jaringan VLAN ini, kita dapat mengetahui dan memahami konfigurasi dan panduan umum untuk membuat jaringan VLAN dalam Cisco Packet Tracer. Hal tersebut sangat bermanfaat bagi kita yang ingin mencoba membuat VLAN.

LINK VIDEO : disini

SHARE ON:

Hello guys, I'm Tien Tran, a freelance web designer and Wordpress nerd. Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam, eaque ipsa quae.

    Blogger Comment

0 komentar:

Posting Komentar